Rabu, 24 Februari 2021

FLUIDA DINAMIS

 


Pengertian Fluida Dinamis

Fluida dinamis adalah fluida (bisa berupa zat cair, gas) yang bergerak. memiliki kecepatan yang konstan terhadap waktu), tidak mengalami perubahan volume, tidak kental, tidak turbulen (tidak mengalami putaran-putaran).

Rabu, 17 Februari 2021

FLUIDA STATIS

 

Kalian pernah minum es teh atau sirup dengan pipet alias penyedot bukan?Cairan apapun yang kalian minum bisa masuk ke dalam mulut karena prinsip Bernoulli. Ketika Kalian menghisap air menggunakanpipet / sedotan, sebenarnya Kalian membuat udara dalam pipet bergerak lebih cepat. Dalam hal ini, udara dalam pipet yang nempel ke mulut kalian memiliki laju lebih tinggi. Akibatnya tekanan udara dalam bagian pipet yang dekat dengan minuman mempunyai laju yang lebih kecil. Karena lajunya kecil, maka tekanannya lebih besar. Perbedaan tekanan udara ini membuat air atau minuman yang diminum mengalir masuk ke dalam mulut. Dalam hal ini cairan bergerak dari bagian pipet yang tekanan udaranya tinggi menuju bagian pipet yang tekanan udaranya rendah.

Fluida merupakan zat alir, yaitu zat dalam keadaan bisa mengalir. yang termasuk fluida adala zat cair dan gas. Fluida dalam fisika dikelompokkan menjadi Fluida statis (fluida diam) dan dinamis (fluida bergerak)

A. FLUIDA STATIS

1. Tekanan

Tekanan didefinisikan sebagai gaya yang bekerja pada suatu benda tiap satuan luas benda itu.
dimana:
P = Tekanan pada benda (N/m2)
F = Gaya (N)
A = Luas permukaan benda (m2)





2. Tekanan Hidrostatis

Tekanan hidrostatis (ph) adalah tekanan dalam zat cair diam yang disebabkan oleh zat cair itu sendiri karena pengaruh kedalaman.
Ilmu yang mempelajari tentang zat cair dalam keadaan diam disebut hidrostatika (statika fluida).
Tekanan yang dialami oleh suatu titik di dalam zat cair diakibatkan oleh gaya berat zat cair yang berada di atas titik tersebut.
Gaya berat zat cair bekerja pada bidang dasar karena adanya pengaruh gaya gravitasi sehingga menimbulkan tekanan.

Semakin banyak air yang berada di atas bidang dasar, semakin besar tekanan di bidang dasar. Tekanan akibat pengaruh gaya gravitasi bumi inilah yang disebut tekanan hidrostatis.

Sifat-sifat tekanan hidrostatis adalah sebagai berikut:
  • Tekanan hidrostatis makin ke bawah dari permukaan zat cair akan semakin besar.
  • Pada kedalaman yang sama, tekanan hidrostatis besarnya sama.
  • Tekanan hidrostatis menekan ke segala arah.

Jika tekanan hidrostatis dilambangkan dengan ph, maka rumus tekanan hidrostatis adalah:














Jika tekanan udara luar (tekanan atmosfer) diperhitungkan (p0), maka tekanan hidrostatis pada suatu titik di dalam zat cair pada kedalaman h dari permukaan zat cair dirumuskan:

Sementara itu, gaya hidrostatis (F) dirumuskan:

contoh soal:

1. Seekor ikan berenang diakuarium. Ikan tersebut berada 50 cm dari permukaan akuarium. Berapakah tekanan hidrostatis yang diterima ikan?
(massa jenis air = 1000 kg/m3 dan percepatan gravitasi bumi 10 m/s2)


2. Seorang penyelam sedang melakukan penyelaman pada kedalaman 10 m di bawah permukaan air. Apabila massa jenis airnya 1.000 kg/m3 dan percepatan gravitasi buminya 10 m/s2, maka cari dan tentukanlah tekanan hidrostatis yang dialami oleh seorang penyelam tersebut !

3. Seekor ikan berada pada bak air seperti pada gambar berikut:
ika massa jenis air 1.000 kg/m3 dan percepatan gravitasi 10 N/kg, tekanan hidrostatis yang diterima ikan adalah ….?

3. Hukum-hukum Fluida Statis

a. Hukum Utama Hidrostatis

Hukum utama hidrostatis adalah hukum yang berkaitan dengan persamaan tekanan saat fluida diletakkan di suatu bidang datar. Adapun pernyataan hukum utama hidrostatis adalah “semua titik yang terletak di suatu bidang datar di dalam fluida, akan memiliki tekanan yang sama”. Berikut ini contohnya.

Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.

 



contoh:
Salah satu kaki bejana berhubungan berisi air (ρa = 1 gr/cm3) dan kaki lainnya berisi minyak (ρm = 0,8 gr/cm3). Jika tinggi minyaknya 25 cm diukur dari bidang batas air dan minyak, tentukan selisih tinggi permukaan keduanya!

b. Hukum Pascal

Hukum Pascal dicetuskan oleh seorang ilmuwan asal Prancis, yaitu Blaise Pascal. Dalam hukumnya, Pascal menyatakan bahwa “tekanan yang diberikan pada suatu fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar”. Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.








c. Hukum Archimedes

Hukum Archimedes ini merupakan salah satu hukum dasar fluida statis yang mungkin sering anda dengar atau baca. Adapun pernyataan Hukum Archimedes adalah “ benda yang dicelupkan seluruhnya atau sebagian ke dalam fluida yang dipindahkan”. Gaya tekan inilah yang kemudian disebut sebagai gaya apung atau gaya Archimedes. Secara matematis, gaya apung dirumuskan sebagai berikut.


Adanya gaya apung ini menyebabkan suatu benda terapung, melayang, dan tenggelam di dalam air.


Mengapa berat benda di dalam fluida lebih kecil daripada beratnya di udara? Ternyata, hal ini disebabkan oleh adanya gaya apung, lho. Secara matematis, berat semu dirumuskan sebagai berikut.


contoh penerapan hukum archimedes dalam kehidupan sehari-hari silahkan klik disini


4. Tegangan permukaan

Tegangan permukaan adalah kemampuan suatu permukaan zat cair untuk menegang. Contoh tegangan permukaan ini bisa Quipperian lihat saat ada serangga yang bisa berdiri di permukaan air. Secara matematis, tegangan permukaan dirumuskan sebagai berikut.
Keterangan:
𝛾 = tegangan permukaan (N/m);
F = gaya (N); dan
L = panjang permukaan (m).

5. Adhesi dan Kohesi

Adhesi ini didefinisikan ialah  sebagai gaya tarik menarik antar partikel yang berbeda jenisnya. Akibat adanya gaya adhesi akan dapat mengakibatkan dua zat akan dapat melekat bila dicampurkan. Contoh : bercampurnya kopi dalam air .

Adhesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang berbeda jenisnya. Gaya ini menyebabkan antara zat yang satu dengan yang lain dapat menempel dengan baik karena molekulnya saling tarik menarik atau merekat. Gaya adhesi akan mengakibatkan dua zat akan saling melekat bila dicampurkan.

Contoh peristiwa Adhesi adalah:

  • Bercampurnya air dengan teh/kopi,
  • Melekatnya air pada dinding pipa kapiler
  • melekatnya tinta pada kertas
  • Air di atas telapak tangan
  • Susu tumpah di lantai
  • Garam yang larut

Kohesi ini didefinisikan sebagai gaya tarik menarik antar partikel yang sejenis. Kohesi ini dipengaruhi jarak antar partikel serta kerapatan suatu zat. Gaya kohesi pada zat padat lebih kuat jika dibandingkan dengan zat cair ataupun gas. Akibat dari gaya kohesi ini ialah menyebabkan dua zat tidak akan dapat bercampur walaupun berada dalam satu tempat. Contoh : Oli tidak akan bersatu dengan air ketika di taruh dalam wadah yang sama.

Kohesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang sama jenisnya. Gaya ini menyebabkan antara zat yang satu dengan yang lain tidak dapat menempel karena molekulnya saling tolak menolak. Gaya kohesi zat padat lebih besar dibandingkan dengan zat cair dan gas (Susunan partikel pada zat padat, cair, dan gas). Gaya kohesi mengakibatkan dua zat bila dicampurkan tidak akan saling melekat.


Contoh peristiwa kohesi adalah :

  • Tidak bercampurnya air dengan minyak,
  • Tidak melekatnya air raksa pada dinding pipa kapiler
  • Air di atas daun talas
  • Air raksa yang dimasukkan ke dalam tabung reaksi kimia
  • Raksa pada termometer

Bila suatu cairan gaya kohesinya > gaya adhesinya maka bila kita tuangkan ke gelas, permukaan cairan akan cembung ke atas. Sebaliknya bila gaya kohesinya < gaya adhesinya maka permukaan cairan akan melengkung ke atas pada sisi cairan.

6. Kapilaritas

Apakah kamu pernah mengamati apa yang terjadi pada kompor minyak hingga bisa menyala? Mengapa minyak tanah yang berada dibawah dapat bergerak naik sehingga api kompor menyala?
Kompor minyak tanah (Sumber: tokopedia.com)

Kapilaritas atau disebut juga gaya kapiler adalah gejala atau peristiwa meresapnya zat air melalui celah-celah sempit atau pipa kapiler. Karena kapilaritas, minyak tanah yang berada dibawah bergerak naik melalui sumbu kompor yang terbuat dari kain yang berpori-pori kecil, begitu juga yang terjadi di pipa-pipa kapiler dibawah ini.
Dari gambar diatas, kamu dapat melihat permukaan air dalam pipa akan naik. Lain hasilnya jika kamu mencelupkan pipa tersebut ke dalam bejana berisi air raksa. Permukaan air raksa dalam tabung akan turun atau lebih rendah daripada permukaan air raksa dalam bejana. Gejala inilah yang disebut dengan gejala kapilaritas.
gejala kapiler tersebut dipengaruhi oleh adanya adhesi dan kohesi. Air dalam pipa kapiler naik karena adhesi antara partikel air dengan kaca lebih besar daripada kohesi antar partikel airnya. Berbeda dengan air raksa, adhesi air raksa dengan kaca lebih kecil daripada kohesi antar partikel air raksa. Oleh karena itu, sudut kontak antara air raksa dengan dinding kaca akan lebih besar daripada sudut kontak air dengan dinding kaca.


Zat cair akan naik di dalam pipa kapiler apabila gaya adhesi lebih besar daripada gaya kohesi.

Zat cair akan turun di dalam pipa kapiler apabila gaya kohesi lebih besar daripada gaya adhesi.


Keterangan :

Y = perbedaan tinggi permukaan zat cair di dalam dan di luar pipa kapiler (m)

τ = tegangan permukaan (N/m)

g = percepatan gravitasi (m/s2)

θ = sudut kontak (º)

r = jari-jari penampang pipa kapiler (m)

ρ = massa jenis zat cair (kg/m3) 


7. Viskositas

Viskositas adalah kekentalan fluida yang menyatakan besar kecilnya gesekan di dalam fluida. Suatu benda yang dijatuhkan dalam suatu cairan pada suatu saat akan mempunyai kecepatan konstan (kecepatan terminal) yang dapat dirumuskan:





Minggu, 31 Januari 2021

STRUKTUR POLITIK DI INDONESIA (PERTEMUAN KE DUA)

B. SUPRASTRUKTUR DAN INFRASTRUKTUT POLITIK DI INDONESIA

Pada setiap sistem politik negara-negara dunia, akan selalu dijumpai adanya struktur politik. Struktur politik di dalam suatu negara, adalah pelembagaan hubungan organisasi antara komponen-komponen yang membentuk bangunan politik. Struktur politik sebagai bagian dari struktur yang pada umumnya selalu berkenaan dengan alokasi nilai-nilai yang bersifat otoritatif, yaitu yang dipengaruhi oleh distribusi serta penggunaan kekuasaan.

Permasalahan politik menurut Alfian, dapat dikaji melalui berbagai pendekatan yaitu dapat didekati dari sudut kekuasaan, struktur politik, komunikasi politik, konstitusi, pendidikan dan sosialisasi politik, pemikiran dan kebudayaan politik.

Struktur adalah suatu cara bagaimana sesuatu itu disusun/dibangun atau merupakan pola peranan yang kait-mengkait atau hubungan yang sudah mapan diantara orang seorang dan atau organisasi. Di dalam suatu situasi, struktur ini relatif mempunyai unsur.

Sistem politik yang pada umumnya berlaku di setiap negara, meliputi dua struktur kehidupan politik yakni ; Infra Struktur Politik dan Supra Struktur Politik.

1. Infra Struktur Politik

Sementara pengertian dari infrastruktur politik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang dalam aktivitasnya dapat mempengaruhi, baik langsung atau tidak angsung lembaga-lembaga negara dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya masing-masing.  

Kegiatan lembaga kemasyarakatan tersebut dapat memengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kebijakan lembaga kenegaraan dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya.

Tujuan utama infrastruktur politik adalah menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintah negara. Meskipun posisi infrastruktur politik berada di luar kekuasaan lembaga formal, kekuatannya tidak bisa diremehkan.

Ada beberapa fungsi dari infrastruktur politik yaitu :

  1. Fungsi infrastruktur politik yang pertama adalah sebagai pendidikan politik untuk meningkatkan politik rakyat agar dapat ikut berpartisi dalam pemerintahan secara maksimal
  2. Fungsi infrastruktur politik yang kedua adalah untuk menyatukan kepentingan yang beranekaragam  dan nyata-nyata hidup di dalam masyarakat
  3. Fungsi infrastruktur politik yang ketiga adalah untuk menyalurkan segala hasrat/aspirasi dan pendapat warga negara kepada pemegang kekuasaan.
  4. Fungsi infrastruktur politik yang ke empat adalah untuk menyeleksi kepemimpinan dengan menyelenggarakan pemilihan pemimpin
  5. Fungsi yang terakhir adalah sebagai komunikasi politik dengan menghubungkan pikiran politik yang hidup di dalam masyarakat.

Komponen-komponen dari infrastruktur politik antara lain ;

  1. Partai politik : Yaitu organisasi manusia di dalamnya terdapat pembagian tugas, mempunyai tujuan, ideologi, program dan rencana kedepan. Partai politik merupakan organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa, dan negara. Bagi negara penganut sistem demokrasi seperti Indonesia, partai politik merupakan salah satu atribut negara demokrasi. Adapun fungsi partai politik dalam negara demokrasi, yaitu sebagai sarana komunikasi politik, sarana sosialisasi politik, sarana rekrutmen politik, dan sarana pengatur konflik.

  2. Golongan kepentingan : Kelompok kepentingan merupakan suatu perkumpulan yang memiliki tujuan untuk memengaruhi dan meyakinkan keputusan politik para pejabat publik agar bertindak sesuai dengan kepentingan anggota kelompoknya. Kelompok kepentingan ini bisa berbentuk lembaga swadaya masyarakat. Kelompok kepentingan dianggap sebagai infrastruktur politik karena mereka memberikan masukan yang digunakan pemerintah untuk memutuskan kebijakan yang akan diambil terhadap rakyatnya. Kelompok kepentingan ini bisa berbentuk lembaga swadaya masyarakat. Kelompok kepentingan dianggap sebagai infrastruktur politik karena mereka memberikan masukan yang digunakan pemerintah untuk memutuskan kebijakan yang akan diambil terhadap rakyatnya.Contoh : Kadin, Muhammadiyah, NU, PGRI, IDI dll. 
  3. Alat komunikasi politik (Media Massa) : Merupakan sarana pendukung dan pemersatu bagi masing-masing golongan politik, alat komunikasi politik terdiri dari TV, surat kabar, brosur, radio dll. Tidak bisa dimungkiri bahwa media massa dalam negara demokrasi memiliki peran yang sangat vital. Bahkan media massa dianggap sebagai pilar keempat demokrasi karena perannya sebagai pengawas pemerintahan. Media massa dalam negara demokrasi juga berfungsi untuk menjembatani kepentingan masyarakat terhadap pemerintah. Mengingat peran media massa yang begitu penting dalam proses pemerintahan, tidak mengherankan apabila ia dimasukkan dalam unsur infrastruktur politik.

  4. Golongan penekan : Yaitu suatu golongan yang kegiatannya tampak dari luar mempunyai kekuasaan untuk memaksakan kehendaknya pada pihak penguasa. Kelompok penekan hampir mirip dengan kelompok kepentingan, yaitu sama-sama memiliki tujuan tertentu terhadap pemerintah. Jadi, kelompok kepentingan lebih fokus terhadap proses perumusan kebijakan umum yang dibuat oleh pemerintah. Sementara kelompok penekan lebih fokus pada usaha memengaruhi atau menekan para pejabat pemerintah untuk menyetujui tuntutan mereka.

  5. Tokoh politik : Tokoh politik merupakan orang-orang yang lalu lalang di dunia politik dan eksis di kalangan masyarakat. Tokoh politik berperan dalam mengambil keputusan-keputusan yang berpengaruh dalam suatu wilayah. Salah satu tokoh politik yang terkenal di Indonesia adalah Amien Rais. Amien Rais merupakan tokoh politik penggerak reformasi. Hal ini karena pada era menjelang keruntuhan Orde Baru, Amien adalah cendekiawan yang berdiri paling depan. Sehingga dirinya kerap dijuluki Lokomotif Reformasi. Contoh lain : Gus Dur, Amin Rais, Megawati, Yusuf Kalla, dll.

2. Supra Struktur Politik

Pengertian suprastruktur politik yaitu berbagai lembaga kenegaraan yang umumnya dinamanakan/disebut dengan lembaga-lembaga atau alat-alat perlengkapan negara.

Suprastruktur politik bisa juga diartikan sebagai lembaga-lembaga pembuat keputusan politik yang sah. Lembaga-lembaga tersebut memiliki tugas mengkonversi input yang terdiri dari tuntutan dan dukungan yang menghasilkan suatu output berupa kebijakan publik.

Selain itu, suprastruktur politik sebagai pusat kekuasaan formal negara juga memiliki wewenang untuk mengatur kehidupan politik rakyat.

Lembaga ini secara absah mengidentifikasi segala masalah menentukan dan menjalankan segala keputusan yang mengikat seluruh anggota masyarakat untuk mencapai tujuan nasional

Setiap negara mempunyai suprastruktur yang tidak sama atau berbeda-beda, tergantung dari jenis sistem politik dan sistem pemerintahan yang digunakan.

Fungsi dari suprastruktur politik yang paling mudah dilihat adalah sebagai sebuah sarana pendidikan politik. Semua warga negara sudah selayaknya memperoleh pendidikan politik yang paling tepat lewat suprastruktur politik tersebut. Pendidikan menjadi sebuah faktor yang penting dan sudah tercantum pada pembukaan UUD 1945. Pendidikan politik juga bisa membuat setiap warga negara lebih berperan aktif dalam urusan bernegara.

Fungsi lain dari suprastruktur politik adalah untuk sarana komunikasi politik, menyalurkan aspirasi rakyat serta seleksi kepemimpinan. Lembaga negara sudah diatur sedemikian rupa lewat suprastruktur politik sehingga bisa menampung aspirasi golongan terbawah kemudian disalurkan ke pejabat lebih tinggi dan akhirnya memberi keputusan politik sesuai aspirasi rakyat.

Beberapa tujuan dari suprastruktur politik selengkapnya:

1. Untuk Pembagian Kekuasaan

Sebagai sebuah negara demokrasi, pembagian kekuasaan menjadi hal yang sangat penting dilakukan sehingga suprastruktur politik sangat diperlukan. Ini berguna supaya bisa terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan untuk menghindari kemunculan pemimpin ditaktor. Dengan pembagian kekuasaan, maka kekuasaan pemimpin bisa selalu diawasi lewat lembaga negara berwenang termasuk juga pada lenbaga tinggi negara lain.

2. Untuk Organisasi Negara

Organisasi tidak sekedar ada di karang taruna, namun dengan kehadiran organisasi negara, maka bisa mempermudah penjabat atau rakyat. Semua bidang mempunyai lembaga tersendiri yang telah terhubung di daerah atau di pusat. Masing masing bidang tersebut sudah mendapat tugas serta wewenang yang berbeda beda.

3. Menyalurkan Aspirasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, aspirasi rakyat juga termasuk tujuan dari suprastruktur ketika berpolitik. Jika secara terperinci, aspirasi bisa saja datang dari lembaga negara yang ada di daerah lalu bisa disampaikan ke lembaga pusat lewat kekuasaan serta hubungan lembaga negara tersebut. Sedangkan setiap daerah tentunya punya perwakilan lembaga negara masing masing.

4. Mencapai Pembangunan

Tujuan terakhir dari suprastruktur politik di Indonesia adalah untuk mencapai pembangunan nasional. Negara Indonesia termasuk negara yang memiliki cita cita luhur dan tertuang di pembukaan UUD 1945. Salah satunya bisa terwujud lewat suprastruktur politik tersebut.

Suprastruktur politik di Indonesia menurut Undang-undang Dasar 1945 setelah amandemen yaitu :

  1. MPR
  2. DPR
  3. Presiden dan Wakil Presiden
  4. BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)
  5. DPD
  6. MA (Mahkamah Agung)
  7. MK (Mahkamah Konstitusi)
  8. KY (Komisi Yudisial)


TUGAS KUIS PERTEMUAN KE-DUA

Tuliskan Nama Lengkap - Kelas sebelum memulai Kuis. 
Kuis dapat diulangi satu kali jika belum puas dengan hasil yang didapat
Paling akhir dapat dikerjakan pada hari Rabu, 03 feb 2021

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

KUIS STRUKTUR POLITIK



Minggu, 24 Januari 2021

MEMBUAT TUGAS DI CLASSROOM DENGAN GOOGLE FORM

 

1.     Buka Kelas yang akan diberi tugas

2.     Pilih Tugas Kelas >> + Buat >> Tugas kuis

3.  Isikan judul, petunjuk tugas, kelas, kategori nilai, poin, tenggat dan topik tugas yang akan diberikan

MENGELOLA KELAS DI GOOGLE CLASSROOM

A. MENGELOLA PENILAIAN SISWA DI KELAS 

1.     Klik Kelas >> lalu Setelan

2.     Pada kotak dialog Penilaian:

·   Pada Penghitungan nilai keseluruhan pilih Poin total atau  Bobot nilai berdasarkan kategori

·     Poin total, merupakan rata-rata hasil nilai tugas siswa

·      Bobot nilai berdasarkan kategori.

·    Pada Kategori nilai, tambahkan kategori nilai dan bobot persentase nilai sesuai kebijakan masing-masing guru

MEMBUAT DAN BERGABUNG DI KELAS ( GOOGLE CLASSROOM )

 A.   Masuk untuk pertama kalinya

1.    Buka aplikasi perambahan website (browser) di komputer PC atau laptop Anda. Masuk ke laman https://classroom.google.com/

2.      Klik tombol “Buka Kelas”untuk masuk ke laman login Akun Google.


3.     Masukkan alamat email akun Classroom Anda, lalu klik Berikutnya

4.     Masukkan sandi, lalu klik Berikutnya

 B.   Mengakses area Classroom lainnya

      Buka Menu ≡ untuk mengakses:
·        Kelas—Membuka kelas Anda.
·        Kalender—Melihat batas waktu dan mengakses item.
·        Untuk diperiksa—Meninjau kelas Anda yang sedang aktif.
·        Kelas yang diarsipkan—Meninjau kelas yang sudah tidak aktif
·        Setelan—Mengubah foto profil, sandi, dan notifikasi.


A   C.  Membuat Kelas di Classroom

Jika Anda seorang pengajar, Anda dapat membuat kelas. Jika Anda seorang siswa, Anda dapat bergabung dengan kelas.


1.  Membuat Kelas (untuk GURU)

a. Setelah klik tanda “+” pilih Buat kelas, lalu akan muncul kotak dialog, centang dan pilih lanjutkan

b. Masukkan nama kelas

  • (Opsional) Untuk memasukkan deskripsi singkat, tingkat kelas, atau jadwal kelas, klik Bagian dan masukkan detailnya
  • (Opsional) Untuk menambahkan mata pelajaran, klik Mata Pelajaran, lalu masukkan nama atau klik salah satu nama dari daftar yang muncul ketika memasukkan teks.
  • (Opsional) Untuk memasukkan lokasi kelas, klik Ruang dan masukkan detailnya.
  • Klik Buat.

Classroom secara otomatis membuat kode kelas yang dapat Anda gunakan untuk mengundang siswa ke kelas. Anda bisa mendapatkan kode kelas di bagian atas forum kelas kapan saja.


c. Mengundang siswa untuk mendaftar ke kelas

1) Mengirim link undangan—Siswa mengklik link untuk bergabung.
    Pada kartu kelas, klik Lainnya ⁝  >> lalu Salin link undangan.

2)  Mengirim undangan email—Siswa dapat bergabung dari email atau di Classroom

> Klik kelas tempat Anda ingin mengundang siswa.

> Di bagian atas, klik Tambahkan Anggota lalu Undang siswa 

 


> Masukkan alamat email siswa atau grup.
> Saat Anda memasukkan teks, daftar pelengkapan otomatis mungkin akan muncul di Hasil Penelusuran.
> (Opsional) Di bagian Hasil penelusuran, klik siswa atau grup.
> (Opsional) Untuk mengundang siswa atau grup lainnya, ulangi langkah 4 dan 5.
> Klik Undang.

3) Berbagi kode kelas—Siswa memasukkan kode di Classroom.
     Setiap kelas yang Anda buat memiliki kode kelas. Anda dapat membagikan kode kepada siswa sehingga mereka dapat bergabung ke kelas. Untuk membagikan kode, tempelkan ke email, tampilkan dengan proyektor, atau tulis di papan tulis
     
     a). Klik kelas >> lalu Setelan 
         
     b). Pada kotak dialog Umum terdapat Kode kelas yang dapat disalin dan        dibagikan kepada siswa


d. Bergabung dengan kelas menggunakan kode (untuk SISWA)
Berikan kode beserta petunjuk berikut kepada siswa:
1)    Buka classroom.google.com
2)    Di halaman Kelas, klik Tambahkan + lalu Gabung ke        kelas.
3)    Masukkan kodenya, lalu klik Gabung.