Minggu, 31 Januari 2021

STRUKTUR POLITIK DI INDONESIA (PERTEMUAN KE DUA)

B. SUPRASTRUKTUR DAN INFRASTRUKTUT POLITIK DI INDONESIA

Pada setiap sistem politik negara-negara dunia, akan selalu dijumpai adanya struktur politik. Struktur politik di dalam suatu negara, adalah pelembagaan hubungan organisasi antara komponen-komponen yang membentuk bangunan politik. Struktur politik sebagai bagian dari struktur yang pada umumnya selalu berkenaan dengan alokasi nilai-nilai yang bersifat otoritatif, yaitu yang dipengaruhi oleh distribusi serta penggunaan kekuasaan.

Permasalahan politik menurut Alfian, dapat dikaji melalui berbagai pendekatan yaitu dapat didekati dari sudut kekuasaan, struktur politik, komunikasi politik, konstitusi, pendidikan dan sosialisasi politik, pemikiran dan kebudayaan politik.

Struktur adalah suatu cara bagaimana sesuatu itu disusun/dibangun atau merupakan pola peranan yang kait-mengkait atau hubungan yang sudah mapan diantara orang seorang dan atau organisasi. Di dalam suatu situasi, struktur ini relatif mempunyai unsur.

Sistem politik yang pada umumnya berlaku di setiap negara, meliputi dua struktur kehidupan politik yakni ; Infra Struktur Politik dan Supra Struktur Politik.

1. Infra Struktur Politik

Sementara pengertian dari infrastruktur politik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang dalam aktivitasnya dapat mempengaruhi, baik langsung atau tidak angsung lembaga-lembaga negara dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya masing-masing.  

Kegiatan lembaga kemasyarakatan tersebut dapat memengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kebijakan lembaga kenegaraan dalam menjalankan fungsi serta kekuasaannya.

Tujuan utama infrastruktur politik adalah menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintah negara. Meskipun posisi infrastruktur politik berada di luar kekuasaan lembaga formal, kekuatannya tidak bisa diremehkan.

Ada beberapa fungsi dari infrastruktur politik yaitu :

  1. Fungsi infrastruktur politik yang pertama adalah sebagai pendidikan politik untuk meningkatkan politik rakyat agar dapat ikut berpartisi dalam pemerintahan secara maksimal
  2. Fungsi infrastruktur politik yang kedua adalah untuk menyatukan kepentingan yang beranekaragam  dan nyata-nyata hidup di dalam masyarakat
  3. Fungsi infrastruktur politik yang ketiga adalah untuk menyalurkan segala hasrat/aspirasi dan pendapat warga negara kepada pemegang kekuasaan.
  4. Fungsi infrastruktur politik yang ke empat adalah untuk menyeleksi kepemimpinan dengan menyelenggarakan pemilihan pemimpin
  5. Fungsi yang terakhir adalah sebagai komunikasi politik dengan menghubungkan pikiran politik yang hidup di dalam masyarakat.

Komponen-komponen dari infrastruktur politik antara lain ;

  1. Partai politik : Yaitu organisasi manusia di dalamnya terdapat pembagian tugas, mempunyai tujuan, ideologi, program dan rencana kedepan. Partai politik merupakan organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa, dan negara. Bagi negara penganut sistem demokrasi seperti Indonesia, partai politik merupakan salah satu atribut negara demokrasi. Adapun fungsi partai politik dalam negara demokrasi, yaitu sebagai sarana komunikasi politik, sarana sosialisasi politik, sarana rekrutmen politik, dan sarana pengatur konflik.

  2. Golongan kepentingan : Kelompok kepentingan merupakan suatu perkumpulan yang memiliki tujuan untuk memengaruhi dan meyakinkan keputusan politik para pejabat publik agar bertindak sesuai dengan kepentingan anggota kelompoknya. Kelompok kepentingan ini bisa berbentuk lembaga swadaya masyarakat. Kelompok kepentingan dianggap sebagai infrastruktur politik karena mereka memberikan masukan yang digunakan pemerintah untuk memutuskan kebijakan yang akan diambil terhadap rakyatnya. Kelompok kepentingan ini bisa berbentuk lembaga swadaya masyarakat. Kelompok kepentingan dianggap sebagai infrastruktur politik karena mereka memberikan masukan yang digunakan pemerintah untuk memutuskan kebijakan yang akan diambil terhadap rakyatnya.Contoh : Kadin, Muhammadiyah, NU, PGRI, IDI dll. 
  3. Alat komunikasi politik (Media Massa) : Merupakan sarana pendukung dan pemersatu bagi masing-masing golongan politik, alat komunikasi politik terdiri dari TV, surat kabar, brosur, radio dll. Tidak bisa dimungkiri bahwa media massa dalam negara demokrasi memiliki peran yang sangat vital. Bahkan media massa dianggap sebagai pilar keempat demokrasi karena perannya sebagai pengawas pemerintahan. Media massa dalam negara demokrasi juga berfungsi untuk menjembatani kepentingan masyarakat terhadap pemerintah. Mengingat peran media massa yang begitu penting dalam proses pemerintahan, tidak mengherankan apabila ia dimasukkan dalam unsur infrastruktur politik.

  4. Golongan penekan : Yaitu suatu golongan yang kegiatannya tampak dari luar mempunyai kekuasaan untuk memaksakan kehendaknya pada pihak penguasa. Kelompok penekan hampir mirip dengan kelompok kepentingan, yaitu sama-sama memiliki tujuan tertentu terhadap pemerintah. Jadi, kelompok kepentingan lebih fokus terhadap proses perumusan kebijakan umum yang dibuat oleh pemerintah. Sementara kelompok penekan lebih fokus pada usaha memengaruhi atau menekan para pejabat pemerintah untuk menyetujui tuntutan mereka.

  5. Tokoh politik : Tokoh politik merupakan orang-orang yang lalu lalang di dunia politik dan eksis di kalangan masyarakat. Tokoh politik berperan dalam mengambil keputusan-keputusan yang berpengaruh dalam suatu wilayah. Salah satu tokoh politik yang terkenal di Indonesia adalah Amien Rais. Amien Rais merupakan tokoh politik penggerak reformasi. Hal ini karena pada era menjelang keruntuhan Orde Baru, Amien adalah cendekiawan yang berdiri paling depan. Sehingga dirinya kerap dijuluki Lokomotif Reformasi. Contoh lain : Gus Dur, Amin Rais, Megawati, Yusuf Kalla, dll.

2. Supra Struktur Politik

Pengertian suprastruktur politik yaitu berbagai lembaga kenegaraan yang umumnya dinamanakan/disebut dengan lembaga-lembaga atau alat-alat perlengkapan negara.

Suprastruktur politik bisa juga diartikan sebagai lembaga-lembaga pembuat keputusan politik yang sah. Lembaga-lembaga tersebut memiliki tugas mengkonversi input yang terdiri dari tuntutan dan dukungan yang menghasilkan suatu output berupa kebijakan publik.

Selain itu, suprastruktur politik sebagai pusat kekuasaan formal negara juga memiliki wewenang untuk mengatur kehidupan politik rakyat.

Lembaga ini secara absah mengidentifikasi segala masalah menentukan dan menjalankan segala keputusan yang mengikat seluruh anggota masyarakat untuk mencapai tujuan nasional

Setiap negara mempunyai suprastruktur yang tidak sama atau berbeda-beda, tergantung dari jenis sistem politik dan sistem pemerintahan yang digunakan.

Fungsi dari suprastruktur politik yang paling mudah dilihat adalah sebagai sebuah sarana pendidikan politik. Semua warga negara sudah selayaknya memperoleh pendidikan politik yang paling tepat lewat suprastruktur politik tersebut. Pendidikan menjadi sebuah faktor yang penting dan sudah tercantum pada pembukaan UUD 1945. Pendidikan politik juga bisa membuat setiap warga negara lebih berperan aktif dalam urusan bernegara.

Fungsi lain dari suprastruktur politik adalah untuk sarana komunikasi politik, menyalurkan aspirasi rakyat serta seleksi kepemimpinan. Lembaga negara sudah diatur sedemikian rupa lewat suprastruktur politik sehingga bisa menampung aspirasi golongan terbawah kemudian disalurkan ke pejabat lebih tinggi dan akhirnya memberi keputusan politik sesuai aspirasi rakyat.

Beberapa tujuan dari suprastruktur politik selengkapnya:

1. Untuk Pembagian Kekuasaan

Sebagai sebuah negara demokrasi, pembagian kekuasaan menjadi hal yang sangat penting dilakukan sehingga suprastruktur politik sangat diperlukan. Ini berguna supaya bisa terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan untuk menghindari kemunculan pemimpin ditaktor. Dengan pembagian kekuasaan, maka kekuasaan pemimpin bisa selalu diawasi lewat lembaga negara berwenang termasuk juga pada lenbaga tinggi negara lain.

2. Untuk Organisasi Negara

Organisasi tidak sekedar ada di karang taruna, namun dengan kehadiran organisasi negara, maka bisa mempermudah penjabat atau rakyat. Semua bidang mempunyai lembaga tersendiri yang telah terhubung di daerah atau di pusat. Masing masing bidang tersebut sudah mendapat tugas serta wewenang yang berbeda beda.

3. Menyalurkan Aspirasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, aspirasi rakyat juga termasuk tujuan dari suprastruktur ketika berpolitik. Jika secara terperinci, aspirasi bisa saja datang dari lembaga negara yang ada di daerah lalu bisa disampaikan ke lembaga pusat lewat kekuasaan serta hubungan lembaga negara tersebut. Sedangkan setiap daerah tentunya punya perwakilan lembaga negara masing masing.

4. Mencapai Pembangunan

Tujuan terakhir dari suprastruktur politik di Indonesia adalah untuk mencapai pembangunan nasional. Negara Indonesia termasuk negara yang memiliki cita cita luhur dan tertuang di pembukaan UUD 1945. Salah satunya bisa terwujud lewat suprastruktur politik tersebut.

Suprastruktur politik di Indonesia menurut Undang-undang Dasar 1945 setelah amandemen yaitu :

  1. MPR
  2. DPR
  3. Presiden dan Wakil Presiden
  4. BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)
  5. DPD
  6. MA (Mahkamah Agung)
  7. MK (Mahkamah Konstitusi)
  8. KY (Komisi Yudisial)


TUGAS KUIS PERTEMUAN KE-DUA

Tuliskan Nama Lengkap - Kelas sebelum memulai Kuis. 
Kuis dapat diulangi satu kali jika belum puas dengan hasil yang didapat
Paling akhir dapat dikerjakan pada hari Rabu, 03 feb 2021

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

KUIS STRUKTUR POLITIK



Minggu, 24 Januari 2021

MEMBUAT TUGAS DI CLASSROOM DENGAN GOOGLE FORM

 

1.     Buka Kelas yang akan diberi tugas

2.     Pilih Tugas Kelas >> + Buat >> Tugas kuis

3.  Isikan judul, petunjuk tugas, kelas, kategori nilai, poin, tenggat dan topik tugas yang akan diberikan

MENGELOLA KELAS DI GOOGLE CLASSROOM

A. MENGELOLA PENILAIAN SISWA DI KELAS 

1.     Klik Kelas >> lalu Setelan

2.     Pada kotak dialog Penilaian:

·   Pada Penghitungan nilai keseluruhan pilih Poin total atau  Bobot nilai berdasarkan kategori

·     Poin total, merupakan rata-rata hasil nilai tugas siswa

·      Bobot nilai berdasarkan kategori.

·    Pada Kategori nilai, tambahkan kategori nilai dan bobot persentase nilai sesuai kebijakan masing-masing guru

MEMBUAT DAN BERGABUNG DI KELAS ( GOOGLE CLASSROOM )

 A.   Masuk untuk pertama kalinya

1.    Buka aplikasi perambahan website (browser) di komputer PC atau laptop Anda. Masuk ke laman https://classroom.google.com/

2.      Klik tombol “Buka Kelas”untuk masuk ke laman login Akun Google.


3.     Masukkan alamat email akun Classroom Anda, lalu klik Berikutnya

4.     Masukkan sandi, lalu klik Berikutnya

 B.   Mengakses area Classroom lainnya

      Buka Menu untuk mengakses:
·        Kelas—Membuka kelas Anda.
·        Kalender—Melihat batas waktu dan mengakses item.
·        Untuk diperiksa—Meninjau kelas Anda yang sedang aktif.
·        Kelas yang diarsipkan—Meninjau kelas yang sudah tidak aktif
·        Setelan—Mengubah foto profil, sandi, dan notifikasi.


A   C.  Membuat Kelas di Classroom

Jika Anda seorang pengajar, Anda dapat membuat kelas. Jika Anda seorang siswa, Anda dapat bergabung dengan kelas.


1.  Membuat Kelas (untuk GURU)

a. Setelah klik tanda “+” pilih Buat kelas, lalu akan muncul kotak dialog, centang dan pilih lanjutkan

b. Masukkan nama kelas

  • (Opsional) Untuk memasukkan deskripsi singkat, tingkat kelas, atau jadwal kelas, klik Bagian dan masukkan detailnya
  • (Opsional) Untuk menambahkan mata pelajaran, klik Mata Pelajaran, lalu masukkan nama atau klik salah satu nama dari daftar yang muncul ketika memasukkan teks.
  • (Opsional) Untuk memasukkan lokasi kelas, klik Ruang dan masukkan detailnya.
  • Klik Buat.

Classroom secara otomatis membuat kode kelas yang dapat Anda gunakan untuk mengundang siswa ke kelas. Anda bisa mendapatkan kode kelas di bagian atas forum kelas kapan saja.


c. Mengundang siswa untuk mendaftar ke kelas

1) Mengirim link undangan—Siswa mengklik link untuk bergabung.
    Pada kartu kelas, klik Lainnya ⁝  >> lalu Salin link undangan.

2)  Mengirim undangan email—Siswa dapat bergabung dari email atau di Classroom

> Klik kelas tempat Anda ingin mengundang siswa.

> Di bagian atas, klik Tambahkan Anggota lalu Undang siswa 

 


> Masukkan alamat email siswa atau grup.
> Saat Anda memasukkan teks, daftar pelengkapan otomatis mungkin akan muncul di Hasil Penelusuran.
> (Opsional) Di bagian Hasil penelusuran, klik siswa atau grup.
> (Opsional) Untuk mengundang siswa atau grup lainnya, ulangi langkah 4 dan 5.
> Klik Undang.

3) Berbagi kode kelas—Siswa memasukkan kode di Classroom.
     Setiap kelas yang Anda buat memiliki kode kelas. Anda dapat membagikan kode kepada siswa sehingga mereka dapat bergabung ke kelas. Untuk membagikan kode, tempelkan ke email, tampilkan dengan proyektor, atau tulis di papan tulis
     
     a). Klik kelas >> lalu Setelan 
         
     b). Pada kotak dialog Umum terdapat Kode kelas yang dapat disalin dan        dibagikan kepada siswa


d. Bergabung dengan kelas menggunakan kode (untuk SISWA)
Berikan kode beserta petunjuk berikut kepada siswa:
1)    Buka classroom.google.com
2)    Di halaman Kelas, klik Tambahkan + lalu Gabung ke        kelas.
3)    Masukkan kodenya, lalu klik Gabung.


Selasa, 15 Desember 2020

BAB. 4 USAHA DAN ENERGI

 KEGIATAN BELAJAR 2. ENERGI


3. Pengertian Energi

mendorong sepeda motor

Pernahkah motor kalian mogok lalu mendorongnya?
Apa yang kalian rasakan setelah mendorong sepeda motor kalian? 

Rasa lelah yang kalian rasakan setelah mendorong merupakan bentuk berkurangnya energi kimia dalam tubuh. Ketika kita mendorong sepeda motor yang mogok, usaha alias kerja yang kita lakukan menggerakan sepeda motor tersebut. Pada saat yang sama, energi kimia dalam tubuh kita menjadi berkurang, karena sebagian energi kimia dalam tubuh berubah menjadi energi kinetik sepeda motor. Usaha dilakukan ketika energi dipindahkan dari satu benda ke benda lain. Contoh ini juga menjelaskan salah satu konsep penting dalam sains, yakni kekekalan energi. Jumlah total energi pada sistem dan lingkungan bersifat kekal alias tetap. Energi tidak pernah hilang, tetapi hanya dapat berubah bentuk dari satu bentuk energi menjadi bentuk energi lain.

Bentuk-bentuk perubahan energi:
 

Contoh peristiwa yang lain yaitu jika seseorang meletakkan bola di tempat yang lebih tinggi, kemudian bola tersebut menggelinding ke bawah. Pada saat bola berada di tempat yang tinggi dan diam, ia memiliki energi potensial dan ketika bola bergerak energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Peristiwa ini dapat diamati pada gambar berikut.  
Energi dapat berada dalam berbagai bentuk, seperti energi panas, energi cahaya, energi listrik, energi kinetik, energi kimia, energi potensial, energi nuklir, dan lain sebagainya. Ada dua bentuk energi yang ada kaitannya dengan mekanika, yaitu energi kinetik dan energi potensial. Dalam pembahasan berikut, kita akan membatasi pembicaraan kita hanya mengenai energi kinetik, energi potensial, dan energi mekanik. 

Untuk penjelasan lebih lanjut, simaklah video berikut ini!
https://www.youtube.com/watch?v=J9jDTqXzsr4

a. Energi kinetik
Setiap benda yang bergerak memiliki energi. Benda yang bergerak memiliki kemampuan untuk melakukan usaha, karenanya dapat dikatakan memiliki energi. Energi pada benda yang bergerak disebut energi kinetik. Ketika benda bergerak, benda memiliki kecepatan. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa energi kinetik merupakan energi yang dimiliki benda karena gerakannya atau kecepatannya.
Besarnya energi kinetik translasi pada benda tersebut adalah 
Karena usaha atau kerja yang dilakukan merupakan hasil dari perubahan energi, maka dapat dirumuskan:

contoh:
1. Sebuah mobil memiliki massa 500 kg melaju dengan kecepatan 25 m/s. Hitung energi kinetik mobil pada kelajuan tersebut! Apa yang akan terjadi jika mobil direm secara mendadak?

Diketahui:
Massa mobil (m) = 500 kg
Kecepatan mobil (v) = 25 m/s

Ditanyakan:
Energi kinetik dan kejadian jika mobil direm mendadak

Jawab:
Energi kinetik mobil sedan dapat dihitung sebagai berikut:

Ek = 1/2 . m v2
Ek = 1/2 . 500 . (25)2
Ek = 156.250 Joule

2. Balok memiliki massa 5 kg meluncur pada permukaan dengan kecepatan 2,5 m/s. Beberapa waktu kemudian, balok tersebut meluncur dengan kecepatan 3,5 m/s. Berapakah usaha total yang dikerjakan pada balok selama selang waktu tersebut?

Diketahui:
Massa benda = 5 kg
Kecepatan benda awal (V1) = 2.5 m/s
Kecepatan benda akhir (V2) = 3.5 m/s

Ditanyakan:
Usaha total yang dikerjakan pada benda?

Jawab:
W = ΔEk
W = 1/2 m (v22-v12)
W = 1/2 (5)((3,5)2-(2,5)2)
W = 15 Joule

Jadi usaha total yang dikenakan pada benda adalah sebesar 15 Joule.

b. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh benda karena kedudukan atau posisinya. Berbeda dengan energi kinetik yang wujudnya cukup jelas, yaitu ketika benda bergerak, energi potensial tidak memiliki wujud tertentu. Hal ini disebabkan karena energi potensial pada dasarnya adalah energi yang sifatnya masih berupa potensi atau tersimpan. Dan baru akan keluar ketika ia berubah posisinya.
Jenis dari energi ini terdiri atas beragam jenis mulai dari potensial gravitasi, potensial pegas, serta potensial listrik.
Contoh energi potensial yang mudah kamu temui adalah energi potensial pada pegas. Ketika kamu menekan pegas, pegas tersebut memiliki energi potensial yang tersimpan. Itu sebabnya, ketika kamu melepaskan peganganmu terhadap pegas, pegas tersebut dapat melakukan dorongan. Hal itu terjadi karena energi yang tersimpan dalam bentuk energi postensial telah dilepaskan.



1). Energi Potensial Gravitasi
Jenis energi satu ini berlangsung dalam gerakan suatu benda yang dikarenakan adanya gravitasi bumi. Hal tersebut juga membuat suatu benda akan jatuh menyentuh tanah.


Perubahan energi yang berlangsung diartikan secara sistematis dengan rumus di bawah ini:

Ep = m.g.h

Keterangan:

Ep: energi potensial gravitasi (joule)
m: massa benda (kg)
g: gravitasi (m/s2)
h: ketinggian suatu benda (m)

2). Energi Potensial Listrik

Jenis energi yang satu ini dapat berlangsung dalam suatu partikel yang mempunyai muatan bergerak dalam suatu medan listrik. Pada waktu itu, medan listrik kemudian akan memberikan gaya terhadap partikel supaya dapat bekerja. Perubahan energi yang berlangsung diartikan secara sistematis dengan rumus di bawah ini:
Ep = k . (q0 . q / r)

Keterangan:

Ep: potensial listrik (joule)
k  : konstanta (9×109N.m2/c2)
q: muatan sumber (coulomb)
q  : muatan uji (coulomb)

3). Energi Potensial Pegas

Jenis energi satu ini dibutuhkan ketika melakukan renggangan atau tekanan pada pegas.Perubahan energi yang berlangsung diartikan secara sistematis dengan rumus di bawah ini:

Ep = ½ . k . x2

Keterangan:

Ep: potensial listrik (joule)
k: konstanta (9×
10N.m2/ c2)
x: perubahan posisi (m)

Contoh soal energi potensial

1. Ada buah kelapa yang masih menggantung di pohon bermassa 2,5 kg. Apabila pohon kelapa tersebut mempunyai ketinggian 9 meter. Hitunglah energi potensial pada buah kelapa tersebut apabila diketahui gaya gravitasinya g = 10 m/s2!

Diketahui:

m = 2,5 kg
h = 9 m
g = 10 m/s2

Pembahasan:

Ep = m g h
Ep = 2,5 kg x 10 m/s2 x 9 m
Ep = 225 joule.

Sehingga, energi potensial/ EP pada kelapa itu sebesar 225 Joule.

2. Sebuah bola basket mempunyai massa 3 kg yang diletakan di atas lemari. Apabila bola basket tersebut diketahui mempunyai energi sebesar 105 joule, maka hitunglah ketinggian dari lemari tersebut. Serta diketahui jika gravitasinya sebesar g = 10 m/s2.

Diketahui:

g = 10 m/s2
m = 3 kg
Ep = 105 J

Pembahasan:

Ep = m g h
h = Ep : (m x g)
h = 105 : (3 kg x 10 m/s2)
h = 105 : 30
h = 3,5 meter

Sehingga, diperoleh ketinggian lemari tersebut yaitu 3,5 meter.

3. Suatu pegas mempunyai konstanta pegas sebesar 400 N/m. Pegas tersebut kemudian dipakai untuk melontarkan peluru dengan massa 10 g. Hitunglah kecepatan peluru pada saat pegas ditekan sejauh 10 cm dari keadaan setimbang?

Diketahui:

k = 400 N/m
m = 10 g = 1x 10-2 kg
x = 10 cm = 0.01 m

Pembahasan:

Ep = Ek
½ k . x2 = ½ m . v2
½ 400 (1×10-2) = ½ (1x 10-2) v2

v = 20 m/s

Sehingga, kecepatan peluru pada saat pegas ditekan sejauh 10 cm dari kondisi setimbang yaitu 20 m/s.


c. Energi Mekanik

Energi mekanik adalah jumlah total antara energi kinetik dan energi potensial. Energi mekanik memiliki sifat tertentu yang unik, yaitu bahwa pada pengaruh gaya konservatif, jumlah energi mekanik akan selalu sama, walaupun nilai energi potensial dan energi kinetiknya berbeda. 

Katakanlah ambil contoh sebuah mangga yang matang di pohon. Saat berada di pohon, mangga tersebut memiliki energi potensial karena posisinya, dan tidak memiliki energi kinetik karena dia diam. Tetapi ketika mangga tersebut telah matang dan jatuh, energi potensialnya akan berkurang karena posisinya telah berubah, sementara energi kinetiknya meningkat karena kecepatannya terus bertambah. Hal yang sama juga dapat kamu pahami dengan melihat contoh kasus pada roller coaster.

Rumus Energi Mekanik:

Em = Ep + Ek

Keterangan rumus :
Em adalah = energi mekanik (joule)
Ep adalah = energi potensial (joule)
Ek adalah = energi kinetik (joule)

Energi mekanik erat kaitannya dengan hukum kekekalan energi:

"Bunyi hukum kekekalan energi yaitu energi tidak bisa diciptakan dan tidak bisa dimusnahkan, melainkan energi bisa diubah dari bentuk satu ke bentuk yang lainnya"

Pada energi mekanik terdapat hukum kekekalan energi mekanik yaitu :

Em = Ep + Ek = konstan

Dapat ditulis :

Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2
m1 g h1 + ½ m1 v12 = m1 g h2 + ½ m1 v22

contoh:
1. Sebuah apel memiliki massa 300 gram jatuh dari pohonnya pada ketinggian 10 meter. Jika g =10 m/s2, berapakah energi mekanik pada apel?

Pembahasan :

m = 300 gram = 0,3 kg

g =10 m/s2

h = 10 m

ditanya: Em?

Em = Ep + Ek

Karena bendanya sudah jatuh dan tidak diketahui kecepatannya, maka Ek dikatakan nilainya nol. (Ek = 0)

Em = Ep

Em = m g h

Em = 0,3 x 10 x 10 = 30 joule

Jadi energi mekanik pada apel yang jatuh tersebut adalah 30 J.


2. Sebuah mangga yang massanya 100 gram dilempar secara vertikal ke atas. Pada waktu ketinggiannya 10 meter dari permukaan tanah memiliki kecepatan 4 m/s. Berapakah energi mekanik buah mangga pada saat tersebut? Jika g =10 m/s2

Pembahasan :

m = 100 gram = 0,1 kg  ;  h = 10 m ;

v = 4 m/s ;  g =10 m/s2

ditanya Em…?

Em = Ep + Ek

Em = m g h + ½ m v2

Em = 0,1 . 10 . 10 + ½ . 0.1 . 42

Em = 10 + 0,8

Em = 10,8 joule


3. Kardus mainan yang massanya 2 kg jatuh dari ketinggia rumah lante 2 yang tingginya 10 meter dan percetapatan gravitasi bumi 10 m/s2. Berapakah kecepatan kardus pada saat jatuh ke tanah?

Pembahasan:

m = 2 kg  ;  h = 10 m ; g = 10 m/s2

Em1 = Em2

Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2

m1 g h1 + ½ m1 v12 =  m1 g h2 + ½ m1 v22

Ep = ada atau maksimum

Ek1  = 0 nol, karena kardus belum bergerak dan masih berada di lantai 2

Ep2 = nol karena benda sudah jatuh di tanah dan tidak mempunyai ketinggian

Ek2 = ada atau maksimum

m1 g h1 + 0 =  0 + ½ m1 v22

1 x 10 x 10 = ½ x 2 x v2

100 = v2

v =

= 10 m/s

jadi kecepatan kardus pada saat jatuh ke tanah adalah 10 m/s.